Seringkali kita harus banyak
membaca literatur seperti kertas kerja, buku, dokumen dan laporan. Tetapi waktu
yang tersedia untuk membacanya amat terbatas. Secara ringkas dan efektif
Kathryn Redway merevolusi cara membaca Anda.
Dia menunjukkan bagaimana menaikkan laju kecepatan
membaca Anda sekaligus mengembangkan pemahaman dan secara efektif
mengasimilasikan informasi yang relevan untuk Anda.
Membaca Cepat meninggalkan sikap lama dan kebiasaan
membaca yang sia-sia. Inilah teknik dan latihan yang akan memperbaiki
konsentrasi, memaksimalkan keterampilan, dan mengintensifkan ingatan Anda.
Buku adalah proyek pikiran penulis
dalam rangka memenuhi keinginannya untuk menyampaikan suatu konsep pada
pembaca. Dimana konsep tersebut akan dibagi secara acak menjadi kepingan
puzzle. Menjadi tugas kita sebagai pembaca untuk berkonsentrasi pada bagian
yang kita butuhkan, menangkap ide dasar atau gagasan dari sebuah karya tulis.
Membaca cepat adalah kegiatan
membaca buku dengan tujuan yang jelas terhadap informasi yang ingin kita
pahami. Membaca layaknya seperti berburu. Sebelum mulai membaca sebaiknya kita
mengetahui terlebih dahulu sasaran yang akan kita buru. Apa yang akan kita buru
dalam sebuah buku? Ada objek yang ingin kita dapatkan. Hal ini perlu dilakukan
agar waktu kita tidak banyak terbuang. Ada sebuah quote berbunyi, “Seseorang
tanpa rencana sama saja dengan menembakkan senapan tanpa mengetahui
sasarannya.” (Benyamin Franklin).
Dalam
buku Membaca Cepat ini diperlihatkan rumus kecepatan membaca. Sehingga kita
dapat mengetahui berapa jumlah kata yang telah kita baca dalam satu menit.
Rumusnya yaitu:
menit
Misalnya
saja kita telah membaca 595 kata dalam waktu 2 menit 15 detik (2 + 15/60 ═ 2,25 menit). Jadi kecepatan
membaca kita 595/2,25 ═ 264 kata per menit.
Tingkat pemahaman terhadap buku yang
kita baca juga berpengaruh terhadap kecepatan membaca. Pemahaman yang
baik mencakup:
1.
Mampu memilih apa yang kita butuhkan.
2.
Mengingat dan memanggil ulang informasi yang
telah kita baca.
3.
Menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan
yang telah ada dalam memori kita.
Setelah
membaca sebuah buku sebaiknya kita membuat catatan. Hal ini berfungsi sebagai
penguatan juga menguji tingkat pemahaman kita. Sehingga dikenal istilah pola
pemanggilan ulang. Agar kita dapat memanggil ulang informasi yang telah
tersimpan rapi dalam otak kita. Ada beberapa pola pemanggilan ulang, yaitu:
1. Menuliskan ide pokok di tengah halaman kertas.
2. Menambahkan beberapa gagasan asosiatif sebagai
cabang dari tengah.
3. Menggunakan kata kunci yang meringkas jalan
pemikiran.
4. Menggunakan huruf cetak agar jelas.
Pola
pemanggilan ulang ini untuk menghubungkan berbagai macam ide atau bidang
pengetahuan, serta untuk memelihara kesegaran informasi di dalam ingatan kita.
Dalam buku Membaca Cepat ini juga
dibahas tentang beberapa kesalahan yang kerap kita lakukan saat membaca sebuah
buku. Dimana hal ini menjadi salah satu penyebab kurang efektifnya waktu baca
kita. Yaitu, subvokalisasi atau mengeja kata dalam benak. Hal paling ekstrim
yang kerap kita lakukan adalah menggerakkan bibir saat membaca.
Hal tersebut dapat dihilangkan
dengan rutin membaca dan membiasakan diri memvisualisasikan kata-kata. Yaitu
mengubah suara ke bentuk gambar. Kombinasi membaca dan visualisasi ini akan
melahirkan pemahaman yang lebih mudah dicerna.
Buku ini saya rekomendasikan bagi
para profesional, mahasiswa, pelajar atau masyarakat umum yang ingin
mengefektifkan waktu membaca. Karena dalam buku ini dibahas pula bagaimana
proses menjadi seorang pembaca cepat melalui pendekatan langkah demi langkah.
Beserta contoh penerapan membaca cepat pada laporan, laporan masalah hukum, surat
kabar, jurnal dan rapat.
|
|
|||
|
Hard Rock Hotel & Casino & Spa - DRMCD
BalasHapusFind details for Hard 양산 출장안마 Rock Hotel & Casino 동해 출장안마 and Spa in Las Vegas, NV, 통영 출장안마 including 사천 출장샵 room types, 춘천 출장샵 rates, expert advice, photos, reviews and more.